Alternatif PHPExcel, Lebih Cepat dan Cocok untuk File Besar

Microsoft Excel for Mac, recode.net
Microsoft Excel 2016 for Mac, recode.net

Seorang web developer, khususnya yang masih setia dengan PHP jika dihadapkan dengan masalah Read/Write file Excel mungkin andalan library-nya ialah PHPExcel atau Laravel Excel bagi yang menggunakan Laravel. Namun jika dihadapkan dengan dengan file excel yang besar, mempunyai ratusan ribu atau bahkan jutaan cell, akan terasa berat rasanya jika terus mengandalkan PHPExcel, tidak menutup kemungikinan akan mengalami time out, error 500 atau out of memory.

Itulah yang saya alami ketika diharuskan export data yang jumlahnya ratusan ribu cell, awalnya saya menggunakan Laravel Excel, namun… aghh…lambat, hingga saya menemukan LibXL yang bisa juga digunakan untuk PHP. Namun sayang library tersebut berbayar, sekitar 2jutaan walaupun memang performanya keren.

Saya cari dan cari lagi sampai saya menemukan Spout, yah…walaupun tidak secepat LibXL namun ini lebih cepat dari pada PHPExcel, dan pastinya gratiss….

Berikut cuplikan performa dari Spout

Spout Performance
Spout Performance, github.com/box/spout

Oya, ini ada satu lagi library write excel yang ringan, tapi saya belum pernah coba: PHP_XLSXWriter

Sekian, semoga bermanfaat

Assalamu’alaikum Sriwijaya..

 

Palembang

Terhitung sejak 26 Juli 2015 aku berada di Sumatra Selatan. Ini merupakan pengalaman pertamaku menapakkan kaki di bumi Sriwijaya. Setibanya di Palembang saya langsung menuju ke kota Prabumulih, untuk bekerja bersama pak lik-ku di tambang Gas Alam Cair; Perta-Samtan Gas Sumatra Selatan.

Aku datang atas nama Sinergi Solusi Teknik, perusahaan Konsultan Catalouging dan Asset Register. Keahlianku ialah sebagai web developer, tapi disini aplikasi yang digunakan malah menggunakan desktop-base. Nggak apa-apalah toh semua bahasa pemrograman pada dasarnya sama aja, malahan aku tambah ilmu baru. Aku jadi bisa mendevelop Web Base App dan Desktop Base App, heheh

Pertama bekerja aku masih bingung, nggak tau apa-apa, karena dunia industri dan ilmu catalouging merupakan ilmu yang masih sangat baru aku kenal. Tapi lambat laun alhamdulillah aku mulai paham..

Aku berdoa, semoga pekerjaanku menjadi pekerjaan berkah dan memberkahi terutama bagi keluargaku, saudara-saudaraku, dan sahabat-sahabatku. Semoga pekerjaanku bukan menjadi beban akhirat melainkan menjadi wasilah penolong, penyelamat di dunia kekal nanti. Aaamiin..

Assalamu’alaikum Sriwijaya..

Dahsyatnya Coding

Coding

Dalam ilmu per-coding-an kita tidak melulu belajar syntax-syntax njlimet. Banyak hikmah yang dapat kita ambil dalam coding. Salah satunya, dengan coding kita bisa melatih logika dalam berpikir, yah…. itu karena coding tidak terlepas dari logika.  Kita jadi terbiasa menyelesaikan masalah secara runtut dan teliti, tidak asal memutuskan begitu saja. Dengan coding pula kita bisa membantu mempermudah kehidupan orang-orang disekitar kita.

Coba banyangkan saja jika ngga ada coding mungkin Anda tidak akan bisa mengirim email, tidak akan bisa mengirim foto dengan cepat, tidak bisa melakukan video call secara real-time. Anda tidak akan dilayani dengan cepat ketika berada di supermarket. Anda akan bawa uang banyak ke toko jika akan membeli barang mahal. Tapi dengan adanya coding kita jadi bisa mendengarkan dakwah real-time melalui streaming, bisa menyebarkan nasihat dan kebaikan  dengan mudah. Sehingga menurut saya sah-sah saja jika ada yang bilang kalau belajar ilmu coding itu termasuk fardlu kifayah.

Melalui ilmu coding pula kita bisa beribadah, dengan tidak menafikan bahwa pekerjaan lain juga bisa dijadikan sebagai ibadah. Salah satu ibadah dengan ilmu per-coding-an yang kita miliki ialah dengan membantu memperbaiki bangsa ini. Anda tau web-web pemerintahan kayak apa? coba bandingkan dengan web-web swasta.. yah kayak begitulah.. Mungkin  – mudah-mudahan sih ngga – buat web asal jadi, asal anggarannya habis, asal dapet jatah, asal bapak senang, ups . Dengan ilmu coding kita bisa membuat sistem agar bangsa ini bebas dari bapak-bapak nakal, misalnya seperti membuat sistem anggaran transparan sehingga rakyat pun bisa memantau dan sistem-sistem lain yang bisa menghindarkan dari manipulasi, karena sistem bukan manusia yang bisa dinegosiasi.

Semangat coding

Saldo Berkurang, Kok Uang Tidak Keluar dari ATM?

Ilustrasi ATM MuamalatPengalaman ini terjadi pada rekening saya, yang kebetulan rekening bank Muamalat, mungkin bank lain juga bisa. Ketika itu akan mengambil uang di mesin ATM Muamalat, namun  pengalaman pahit pun menimpa. Setelah me-request nominal uang yang akan ditarik, lho kok uang ngga keluar-keluar????. Cek saldo ngga keluar, malah ada tulisan ATM sedang bermasalah (saya lupa tulisan pastinya). Setelah dicek di mesin ATM lain alangkah kagetnya ternyata uang saya sudah berkurang, yaitu senilai yang ditarik di ATM pertama namun tidak keluar uangnya.

Jika mengalami kejadian seperti itu, STOP melakukan penarikan/transaksi di ATM bermaslaah tersebut. Ada sedikit tips, sebelum menarik uang di ATM, coba cek saldo terlebih dahulu, jika tidak keluar nominal saldo/error berarti ATM sedang rusak. Jangan melakukan penarikan/pengiriman uang di ATM tersebut.

Saya mencoba menghubungi SalaMuamalat di 500016, pilih bahasa Indonesia, namun jika pengin dilayani CS berbahasa inggris ya monggo bisa dipilih . Setelah ditanya identitas macam-macam, saya melakukan komplain tentang uang saya saya yang ngilang di ATM, dan alhamdulillah dilayani dengan baik. Sampai uang saya kembali lagi, saya diberi waktu menunggu 14 hari, karena akan ditindak lanjuti ke bagian yang lebih berwenang dalam mengurusi hal ini. Saya diberi kode komplain, jadi misalnya dalam waktu 14 hari kok uang belum kembali, saya dipersilahkan komplain lagi dengan menyebutkan kode komplain yang saya diberi tadi.

Alhamdulillah tidak sampai 14, tapi cuman satu mingguan saya ditelfon oleh Muamalat dan memberitahukan bahwa uang saya yang ngilang telah kembali.

Tips saya, tetap bersabar jika menghadapi masalah…. mungkin Anda akan panik jika uang Anda hilang tiba-tiba di ATM. Tetaplah tenang Insya Allah ada jalan keluarnya jika kita mau berusaha. Kepanikan malah akan membuat masalah baru.

Janganlah menyalahkan.. baik menyalahkan Bank yang bersangkutan, satpam yang berjaga didekat ATM, tukang parkir di deket ATM, atau malah menyalahkan mesin ATMnya

Mesin bisa rusak, manusia bisa lalai, kemampuan ada batasannya. Sekian sharing saya

Mewaspadai Penggunjing

Majelis Al-Bahjah

Saat Imam Hasan Al-Bahsri memberikan wejangan kepada para santrinya. Tiba-tiba ada salah satu orang yang hadir mengangkat tangan dan berkata, “Wahai Imam, kami ingin menyampaikan satu hal jika diperkenankan”. Dijawab oleh Imam Hasan Basri “Silahkan !” Kemudian orang tersebut bercerita “Wahai Imam, aku sangat mengagumi majelismu, sungguh ini adalah majelis yang sangat berwibawa dan penuh kesejukan. Akan tetapi kenapa ada di tempat jauh di sana ada seorang guru yang selalu menyebut Imam Hasan Al-Basri dengan sebutan yang tidak pantas dan menjelek-jelekkan Imam Hasan Al-Basri.”

Sebelum orang tersebut selesai berbicara Imam Hasan Basri telah memotong pembicaraannya dan berkata, “Hentikan pembicaraanmu wahai tamuku! Dan sekarang dengarlah omonganku! Orang yang engkau sebut itu aku sangat mengenalnya, karena dia adalah salah satu sahabatku. Adapun yang kau sampaikan kepadaku bahwa dia selalu membicarakan kejelekanku maka ketauilah! Jika engkau berbohong dengan omonganmu itu maka engkau harus dicambuk, sebab engkau telah berdusta”

Seketika orang tersebut menyambut dan berkata “Wahai Imam, sungguh aku tidak bedusta karena aku mendengarnya langsung.” Kemudian Imam Hasan Bashri melanjutkan pembicaraanya, “Dan jika apa yang engkau sampaikan itu adalah benar, maka engkau juga harus dicambuk karena engkau telah menggunjing dan mengadu-domba antara aku dengan temanku itu, kira-kira kamu pilih yang mana?” Mendengar ungkapan Imam Hasan Al-Basri ini orang tersebut merasa malu dan akhirnya permisi dan bergegas meninggalkan majelisnya Imam Hasan Bashri. Sebuah kecerdasan hati memancar dari diri sang Imam. Hati yang tanggap terhadap penyakit yang dihembuskan oleh otak-otak kotor dan hati-hati yang tidak terdidik. Menyebut kejelekan orang lain adalah antara menggunjing, mengadu-domba dan berdusta. Jika benar yang dibicarakan itulah hakekat menggunjing dan mengadu-domba dan jika tidak benar itulah berdusta.

Dan zaman kita bukanlah zaman yang lebih baik dari zamannya Imam Hasan Al-Basri. Artinya, kita dituntut untuk lebih ketat dalam menjaga hati kita agar tidak terjangkit penyakit kebencian kepada sesama yang dihembuskan bersama gunjingan yang kita dengar. Kita harus pandai menghentikan usaha orang-orang terlena dalam menghancurkan keindahan kita dalam bermasyarakat.

Sungguh menggunjing adalah pekerjaan yang membawa dosa yang amat besar. Jika kita tahu betapa besar dosanya berzina dan betapa busuk dan menjijikannya. Akan tetapi sungguh kebusukan dan kekejian zina masih terkalahkan oleh menggunjing orang yang berzina. Orang tidak berzina kecuali di tempat tertentu. Akan tetapi yang namanya menggunjing, sungguh medannya teramat luas. Kerlingan mata dan batuk yang dibuat-buat pun bisa mengandung makna gunjingan. Bahkan seorang yang lagi duduk di tengah masjid atau seorang ustadz yang lagi berceramah diatas mimbarpun bisa menggunjing. Orang sering terlena dengan menggunjing. Terbawa dalam sebuah perbincangan yang panjang lebar tiba-tiba tanpa disadari ia telah berada di tengah tengah lautan gunjingan. Bahkan ada yang menggunjing sudah mendarah-daging didalam dirinya hingga ia tidak sadar jika setiap gerak dan ucapannya selalu memberi arti gunjingan.

Yang selamat adalah yang waspada, Imam Hasan Al-Bashri adalah suri tauladan kita. Cermati semua orang yang berbicara dengan Anda. Jika yang dibicarakan adalah kejelekan sahabat Anda atau yang lainnya, maka ketauhilah! Itu adalah gunjingan. Dan sadarilah bahwa di balik pembicaraan itu adalah racun yang ditabur di hati Anda. Tanpa Anda sadari setelah itu Anda akan berprasangka buruk kepada orang yang Anda dengar tentang ceritanya. Dan bisa jadi yang semula Anda hanya menjadi pendengar di suatu saat yang berbeda Anda telah berubah menjadi penggunjing. Semoga Allah menjauhkan kita dari digunjing dan menggunjing.

Wallahu a’lam bishshowab.

 via Buya Yahya 

Abu Hurairah – Sang Perekam Masa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam

Abu Hirairah RA

Dialah Sang Perekam di Masa Rasulullah ṣallallāhu 'alayhi wa sallam (peace and blessings of Allāh be upon him). Dialah seorang yang tak bisa menulis, namun memiliki daya ingat dan hafalan hadits yang amat kuat pada zamannya. Dialah yang semula hanya orang upahan, kemudian menjadi seorang tuan. Dialah yang semula hilang di tengah keramaian, kemudian menjadi tokoh panutan. Dialah yang pernah bersujud kepada tumpukan bebatuan, kemudian menjadi seorang yang beriman.

Dialah yang pernah hampir diusir oleh khalifah Umar bin Khattab karena takut hafalan haditsnya bercampur baur dengan ayat-ayat Al-Qur’an yang pada waktu itu belum dibukukan dan hanya mengandalkan hafalan para shahabat pada zaman itu. Dialah yang memiliki lebih banyak waktu mendampingi Rasulullah ṣallallāhu 'alayhi wa sallam (peace and blessings of Allāh be upon him) dibandingkan shahabat-shahabat yang lain. Dialah yang beriman di tahun ke-7 hijriyah dan kemudian hanya menemani Rasulullah ṣallallāhu 'alayhi wa sallam (peace and blessings of Allāh be upon him) selama 4 tahun masa hidup beliau.

Dialah bapak dari seekor anak kucing kesayangannya. Dialah Abu Hurairah raḍyAllāhu 'anhu (may Allāh be pleased with him).

Sumber:
“60 Sirah Sahabat Rasulullah SAW” (Khalid Muhammad Khalid)

Nasihat Imam As Syafi’i رضي الله عنه Tentang Ilmu

1. Ilmu itu akan didapat dengan berkhidmat /melayani kepada guru.

Zaman sekarang banyak orang yg ingin menghapus adab ini dalam mencari ilmu, padahal melayani guru adalah sumber keberkahan ilmu. Imam As-syafii raḍyAllāhu 'anhu (may Allāh be pleased with him) berkata:

من طلب العلم بعز النفس لم يفلح ومن طلبه بذل النفس وخدمة العلماء افلح

“Barangsiapa yang mencari Ilmu dengan kesombongan diri maka orang itu tidak akan mendapat kebahagiaan, dan barangsiapa yang mencari ilmu dengan kerendahan diri dan melayani para ulama maka orang itu pasti bahagia.”

2. Ilmu itu yang memberikan manfaat.

Zaman dahulu orang lebih banyak mengamalkan ilmu daripada membicarakan ilmu, sedang zaman sekarang orang lebih banyak membicarakan ilmu, namun mereka lupa untk mengamalkanya.

Imam As-syafii raḍyAllāhu 'anhu (may Allāh be pleased with him) berkata:

ليس العلم ما حفظ انما العلم ما نفع

“Bukanlah (kebahagiaan ) ilmu itu apa-apa yang di hafal (saja), melainkan sesungguhnya ilmu itu adalah yang bermanfaat (bagi dirinya

dan orang lain)”

Sumber: Kitab Tabaqat Kubra hlm 75. via @KitabKuning

Akhlak Rasulullah yang Terukir dalam Burdah

فهو الذى تم معناه و صورته # ثم اصطفاه حبيبا بارئ النسم

Beliau adalah orang yang paling sempurna Ma’na ( Akhlaq ) dan rupanya.
Lalu terpilihlah belaiau menjadi kekasih Allah pencipta Manusia

فان فضل رسول الله ليس له # خد فيعرب عنه ناطق بفم

Sesungguhnya Keutamaan Rasulullah itu tanpa Batas.
Sehingga tak seorang pun mampu mengungkapkan dengan ucapan.

كاشمس تظهر للعين من بعد # صغيرة و تكل الطرف من امم

Ibarat Mentari nampak bagi kedua mata itu kecil dari dikejauhan
Dan membuat Terpana ujung mata bila dilihat dari dekat ( Brerhadapan )

كالزهر فى ترف و البدر فى شرف # و البحر فى كرم و الدهر فى همم

Beliau Halus badanya laksana Mawar dan mulia laksana purnama.
Kedermawananya seluas samudra, cita-citanya sepanjang masa.

Ya Allah Smpaikan Sholawat dan Salam kami kepada baginda Nabi Muhammad Sollalahu Alihi Wa Sallam beserta keluarga dan para sahabat-nya semuanya, dan berilah kami Syafaat mereka semua…Aamiin.

Doa Abu Bakr as Shiddiq رضي الله عنه dari Rasulullah ﷺ

Doa yang diminta oleh Sayyidina Abu Bakr as-Shiddik radhiyallahu anhu dari Sayyidina Rasulullah sollallahu Alaihi wa Sallam.

اللَّهُمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْمًا كَثِيرًا وَلَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ وَارْحَمْنِي إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيم

“Allahumma innii dzholamtu nafsiy dzhulman katsiiroo, walaa yaghfirudz dzunuuba Illaa Anta, faghfirlii maghfiratan min ‘indika warhamnii innaka antal ghofuurur rahiim “

“Ya Allah aku telah banyak menzhalimi diriku sendiri, dan tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau maka ampunilah dosaku dengan ampunan dari-Mu dan rahmatilah aku, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” Aamiin…

Sumber: Imam Ahmad, Musnad Abu Bakar As-shiddik r.a no 8, Imam Muslim 2705, Imam Bukhari 834, Ibnu Majah 3835
Wallahu A’lam.

Anak Kecil Pecinta Rasulullah

Pada zaman Al Imam Al-Hafiz Wajihuddin Abdul Rahman bin Ali bin Muhammad al-Syaibani al-Yamani al-Zabidi al-Syafie ( pengarang maulid Dibai), dikala waktu sang imam ingin ziarah ke Makam Rasulullah ṣallallāhu 'alayhi wa sallam (peace and blessings of Allāh be upon him) dari kota Yaman ke kota Madinah bersama para sahabatnya dan jammaahnya. Ada seorang anak kecil yang ingin sekali melihat Makam Rasulullah ṣallallāhu 'alayhi wa sallam (peace and blessings of Allāh be upon him), Al Imam menanyakan kepada salah satu sahabatnya. Continue reading